6 Skill yang Harus Dimiliki Content Creator, Kamu Punya yang Mana?

0
51
skill konten kreator

Penghasilan yang fantastis serta popularitas layaknya seorang selebriti menjadi daya tarik utama untuk menjadi seorang content creator. Menjadi seorang content creator saat ini adalah sesuatu yang lazim diinginkan oleh masyarakat, karena selain hal tersebut di atas, menjadi content creator di dunia digital pun sangat mudah, sebab media atau peralatan pendukungnya kini mudah diakses dan didapatkan, Namun apa sebenarnya skill apa yang harus dimiliki content creator? 

Tentu saja dengan kemudahan tersebut, jumlah orang-orang yang ingin menjadi content creator pun meningkat drastis dan persaingan semakin ketat. Banyak content creator baru yang memutar otak untuk membuat konten-konten yang belum pernah dibuat sebelumnya. 

Simak yuk penjelasannya di bawah ini!

6 Skill WAJIB yang Harus Dimiliki Content Creator

Riset & analisis

Yang pertama dan wajib dikuasai oleh content creator adalah pengetahuan, pemahaman dan penggunaan data riset. Lewat riset yang mendalam, kamu bisa menggali informasi sebanyak mungkin terkait suatu topik yang nantinya bisa menjadi pegangan dalam pembuatan kontenmu sendiri. 

Riset yang paling mudah dilakukan adalah mencari tahu hal apa yang sedang hangat diperbincangkan saat ini. Hal tersebut penting agar konten yang kamu buat selalu up to date. Lewat pencarian ini, nantinya kamu juga bisa mendapatkan informasi lainnya terkait audiens potensial, keyword serta hashtag yang digunakan. 

Di beberapa platform seperti YouTube dan Instagram pun terdapat research tools yang bisa kamu gunakan untuk mendapatkan report atas konten-konten yang sudah kamu buat. Dari situ kamu bisa mengetahui konten apa yang memiliki performa paling tinggi dan menarik banyak perhatian.

Content planning

Menjadi seorang content creator, terlebih yang menggunakan beberapa platform mengharuskan kita memiliki kemampuan untuk membuat content plan. Pembuatan content plan ini memiliki banyak manfaat, di antaranya adalah membuat timeline konten menjadi rapi, mempermudah alokasi konten di tiap platform, menyesuaikan konten dengan tema yang akan kita angkat (misalnya, menyesuaikan dengan hari raya atau hari spesial tertentu), dan masih banyak lagi. 

Yang jelas, dengan membuat content plan timbul rasa disiplin pula dalam pembuatan konten karena kita harus stick dengan rencana yang sudah kita buat.

Menulis kreatif 

Menulis di sini tidak selalu soal kata-kata yang indah atau yang menginspirasi. Dalam penulisan kreatif, yang menjadi goal-nya adalah penulisanmu bisa dipahami semua kalangan. Nantinya, dengan gayamu sendiri kamu akan menemukan ciri khas yang menjadi karakteristik. 

Ada dua hal yang bisa kamu lakukan untuk melatih penulisan kreatif. Yang pertama, belajar bahasa yang baik dan benar. Yup, dengan memahami penulisan yang baik, kosakata yang kaya, serta padanan kalimat yang benar, akan mempermudah proses penulisan. 

Yang kedua, siapkan buku atau kertas sebagai media menulis. Dengan menulis menggunakan alat tulis, kamu akan bebas menuliskan apa yang ada di pikiranmu. Tentunya, kamu harus menyuntingnya setelah selesai. 

Berbeda dengan menulis di media PC atau laptop yang akan membuatmu mudah dalam pengeditan dan malah akan membatasi pola berpikirmu.

Fotografi dan videografi

Skill yang selanjutnya bersifat teknis, namun sangat penting untuk dipelajari. Sebagai seorang content creator, kita ditutuntut untuk menyajikan visualisasi yang menyegarkan. Akan disayangkan jika konsep yang dibuat sudah baik, namun diantarkan lewat visual yang seadanya. 

Asupan ide fotografi atau videografi bisa kamu dapatkan lewat banyak hal. Kamu bisa menonton banyak film dengan sinematografi yang memukau, iklan kreatif, video klip, hingga bertanya dengan kenalan yang memiliki skill tersebut.

Editing

Hampir mirip dengan skill fotografi dan visual, editing menjadi hal yang penting untuk dipahami dan dikuasai. Kebanyakan konten foto atau video yang menuai banyak perhatian memiliki editing yang menarik. Kita harus punya sense untuk memainkan dinamika sebuah video atau komposisi sebuah foto. 

Selain belajar dari expert (bisa lewat course, video YouTube, atau bertanya pada kenalan), sense akan hasil editing yang baik akan tumbuh seiring dengan pembuatan konten yang terus menerus.

Pemahaman akan tools

Jika sudah memahami, menguasai, serta mengaplikasikan skill yang sudah disebutkan di atas, terakhir seorang content creator harus bisa memahami serta menggunakan tools pembantu yang banyak tersedia. 

Ada berbagai tools yang digunakan dalam pembuatan konten. Mulai dari tools untuk produksi, seperti aplikasi video editing, photo editing, hingga yang sifatnya fisik seperti microphone, akustik ruangan, dan sebagainya. 

Selain tools untuk produksi, ada pula tools yang bisa digunakan untuk mengoptimalkan konten yang sudah kamu buat. Misalnya saja tools untuk keyword, placement, research, dan masih banyak lagi. Walau banyak yang harus dipelajari, namun dalam perjalanan menjadi seorang content creator, terdapat banyak hal menyenangkan yang bisa didapat.

Untuk mempermudah perjalananmu sebagai content creator, hadir pula Allstars yang menjadi influencer marketing platform pertama di Indonesia dan bisa membantu meningkatkan skill yang harus dimiliki content creator untuk memaksimalkan potensinya di dunia content creation. Yuk, daftarkan dirimu di Allstars sekarang!

Baca juga : 5 content creator streaming gaming Indonesia!

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini