Berapa Sih Gaji YouTuber 1000 Subscriber Saat Ini? Nih Penjelasannya!

0
110
Youtube income and income

Selain menjadi media untuk mencari informasi dan hiburan, YouTube kini menjadi “incaran” banyak orang, terutama yang berkaitan sebagai sumber penghasilan. Bagaimana tidak, sudah tak terhitung lagi para YouTuber yang menikmati kejayaannya sebagai kreator konten berkat video-video yang diunggahnya. 

Bahkan menjadi seorang YouTuber sudah menjadi salah satu impian banyak orang, khususnya Gen-Z. Penghasilan yang didapatkan para kreator konten tersebut datang dari berbagai sumber, mulai dari ads hingga program afiliasi.

Buat yang penasaran, Allstars akan memberikan informasi tentang seberapa besar penghasilan yang bisa didapatkan oleh seorang YouTuber, khususnya yang memiliki 1.000 subscribers.

Sebelum dibahas lebih jauh, kita cari tahu dulu secara detail dari mana penghasilan seorang YouTuber bisa didapatkan, Ayo telusuri lebih dalam!

Sumber pendapatan YouTuber

Inilah 4 sumber pendapatan dari YouTube yang sudah Allstars rangkum 4 beserta penjelasannya.

YouTube Ads

Jika sudah memenuhi syarat, seorang YouTuber bisa mendapatkan penghasilan dari iklan yang ditempelkan pada video yang diunggah. Nilai yang diterima bisa dibagi menjadi beberapa kondisi, misalnya waktu simak iklan dan klik iklan. 

Dengan adanya sistem ini, selain bisa jadi ajang promosi bagi para brand atau kreator lainnya, YouTube mengharapkan dari penghasilan yang didapatkan, seorang kreator konten bisa terus menghasilkan konten yang berkualitas.

Endorsement

Endorsement adalah hal paling umum yang bisa didapatkan oleh para YouTuber. Cara menyematkan endorse pun beragam, tergantung dari kreativitas serta tarif YouTuber itu sendiri. 

Ada yang hanya sekadar menyebut nama produknya di bagian awal dan akhir videonya, ada yang membuat video review produk yang meng-endorse-nya, dan ada pula yang hanya meletakkan produk begitu saja sepanjang videonya.

Affiliate Marketing

Sedikit berbeda dengan endorsement, affiliate marketing atau program afiliasi memiliki sistem di mana terjadi hubungan timbal balik antara brand dan YouTuber yang diajak bekerja sama. Youtuber nantinya akan memberikan link atau kode promo yang bisa menghasilkan pendapatan berdasarkan seberapa banyak link atau kode promo tersebut digunakan.

Direct Selling

Yang terakhir adalah menggunakan YouTube sebagai media promosi secara langsung. Biasanya YouTuber yang sudah memiliki produknya sendiri akan terus memasukkan produknya ke dalam konten yang ia buat. Banyak juga YouTuber yang membuat iklan produknya sendiri dengan konsep yang kreatif, misalnya storytelling.

Bicara soal syarat, apa saja sih yang harus dipenuhi agar YouTuber bisa mendapatkan dari channel-nya? Syarat utamanya adalah seperti yang akan kita bahas saat ini, yaitu memiliki subscribers minimal 1.000 orang dengan 4.000 jam tayang selama 12 bulan terakhir. Selain itu tentu YouTuber harus melakukan prosedur umum lainnya seperti memiliki akun adsense serta melakukan verifikasi data.

Nah, untuk mencapai syarat tersebut, ada beberapa hal yang harus kamu perhatikan dalam me-maintain channel YouTube-mu. Mari kita bahas dari point dibawah ini!

Memilih segmentasi konten

Pilih segmentasi yang paling sesuai dengan niche kontenmu. Jika kamu memiliki minat di bidang olahraga, pastikan konten yang kamu buat memiliki relevansi dengan para audiens yang menyukai olahraga pula.

Melakukan riset keyword

Dengan menggunakan keyword yang tepat, jangkauan audiens pada videomu akan bisa makin luas. Kamu bisa menggunakan tools seperti Google Trends untuk mendapatkan datanya.

Mengoptimalkan judul dan deskripsi

Hal pertama yang dilihat oleh audiens YouTube selain thumbnail sebuah video adalah judul serta deskripsinya. Pastikan kamu membuat judul yang unik, menarik, dan menimbulkan rasa penasaran audiens untuk menyimaknya. Sertakan pula informasi singkat, padat, dan jelas pada deskripsi untuk memperkuat semua elemen yang ada.

Memanfaatkan tag

Penggunaan tag pada sebuah video di YouTube bisa membawamu pada audiens yang relevan dengan video yang kamu unggah. Pastikan kamu menyematkan tag yang tinggi rate-nya, serta tag unik yang channel-mu miliki.

Membuat akun media sosial lain sebagai sarana promosi

Yang terakhir adalah memiliki akun media sosial lain yang bisa digunakan sebagai promosi video yang sudah kamu buat. Dengan melakukannya, jangkauan audiens yang didapatkan bisa lebih luas lagi.

Kembali ke soal “gaji” YouTuber, berapa sih yang bisa didapatkan berdasarkan subscriber yang dimiliki? Nyatanya, penghasilan yang bisa didapatkan seorang YouTuber tak hanya soal jumlah subscriber yang dimiliki, namun jumlah viewers dari video yang diiklankan. Mudahnya begini, jumlah subscribers yang banyak berpotensi menghasilkan jumlah views per video yang besar pula. 

Namun, bukan tidak mungkin YouTuber yang “hanya” memiliki 1.000 subscribers bisa mendapatkan penghasilan yang lebih tinggi dari sebuah videonya dibandingkan dengan YouTuber yang memiliki, katakanlah 100.000 subscribers. Lho, kok bisa?

Mari kita simak perhitungannya:

  • Gaji seorang YouTuber bisa dihitung dari cost per mille (CPM) dan cost per click (CPC) (perhitungan Indonesia).
  • CPM akan didapatkan setelah sebuah video memiliki 1.000 views pada iklan yang muncul di video tersebut. Nominal CPM yang akan diterima yaitu 0.5 USD atau Rp 7.000 per tayangan iklan. 
  • CPC akan didapatkan setelah adanya klik dari iklan yang ditayangkan. Nominal CPC untuk satu kali klik berkisar dari Rp 5.000 – Rp 12.000.

Sebagai tambahan, perhitungan CPM antara di Amerika Serikat dan Indonesia memiliki perbedaan yang cukup signifikan, yaitu  2 USD  atau Rp 29.462 per 1.000 view di Amerika Serikat.

Dari perhitungan tersebut, sudah bisa dipahami bahwa jumlah views memiliki peran yang lebih besar daripada jumlah subscribers.

Kemudian jika dibahas secara spesifik, berapa gaji Youtuber dengan 1.000 subscriber, kamu bisa menggunakan rumus Revenue Per Impression (RPM) untuk menghitungnya.

Rumus RPM = (penghasilan/jumlah tampilan halaman) x 1.000

Sebagai contoh, misalnya kamu mendapatkan penghasilan 0,15 USD dari 30 views, penghasilan yang didapat, yakni (0,15/30) x 1.000 = 5 USD atau Rp 73.181.

Dari perhitungan tersebut, apabila dihitung secara rata-rata, maka dapat disimpulkan bahwa gaji YouTuber dengan 1.000 subscriber adalah Rp 50.000 hingga Rp 100.000 per bulannya. Nilai ini tentu bisa kurang atau lebih.

Wah, seru banget yah soal perhitungan gaji YouTuber ini. Pastikan kamu tetap berkarya supaya bisa terus menghasilkan pundi-pundi cuan dari platform yang satu ini.

Baca juga : Cara menghitung pajak yang dikenakan pada Youtuber

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini