Artikel Patut Dicoba! 5 Ide Konten YouTube Shorts untuk Pebisnis

Patut Dicoba! 5 Ide Konten YouTube Shorts untuk Pebisnis

0

Pernah mendengar istilah “less is more”? Belakangan, istilah tersebut menjadi sangat relevan dengan para content creator. Mulai dari TikTok, Instagram Reels, hingga YouTube Shorts menjadi alternatif berkonten dengan durasi yang singkat, namun padat. Lihat saja konten-konten kreatif yang dibuat para kreator, mulai dari musik, art, sampai dengan yang sifatnya edukasi, semuanya tersaji dengan menarik walau terbatas oleh durasi.

Tak terbatas pada konten yang sifatnya hiburan, konten YouTube Shorts juga digunakan oleh para pebisnis untuk mempromosikan bisnisnya sekaligus melebarkan sayapnya di ranah digital. Ide konten yang dibuat sangat beragam dan tentunya harus disesuaikan dengan karakteristik produk yang dipasarkannya.

Lalu apa saja jenis konten YouTube Shorts yang bisa menarik untuk dibuat para pebisnis?

Konten Quick Tips and Trick

Mungkin banyak yang setuju jika media sosial, khususnya YouTube hampir menggeser peran Google sebagai situs pencari. Bagaimana tidak, hampir semua orang akan membuka YouTube jika ingin mengetahui sesuatu, alih-alih mencarinya di Google. 

Selain dimudahkan dengan visual, penjelasan yang dibuat juga akan lebih mudah diikuti ketimbang tips dan trik yang dibuat lewat tulisan atau artikel. 

Nah, makanya konten dengan jenis quick tips and trick ini adalah salah satu jenis konten yang berpotensi menarik perhatian banyak audiens. Selain kamu bisa menjual produk, kamu juga bisa menjual experience penggunaan produk yang kamu jual.

Berikut adalah referensi konten Tips and Trick memakai sheet mask.

Konten Behind the Scene

Konten behind the scene selalu menarik untuk disimak karena banyak orang yang ingin mengetahui dari mana dan bagaimana “keajaiban” sebuah konten atau produk dibuat. 

Lewat konten jenis ini pun, kamu bisa secara efektif misalnya menjelaskan kandungan yang terdapat pada produk atau secara tak langsung kamu bisa memperlihatkan bagaimana tempat sebuah produk itu dibuat. Dengan mengetahui ‘dapur’ dari produk yang kamu pasarkan, akan menumbuhkan kepercayaan dari calon pembeli untuk akhirnya mencoba produk yang kamu pasarkan.
Berikut adalah referensi konten Behind the Scene pengisian Es Krim di store Haagen Dazs

Konten “Secret Menu

Salah satu ide konten yang menarik dan patut kamu coba adalah konten Secret Menu. Ide konten ini lazimnya memang digunakan pada produk makanan atau minuman. Di sini kamu bisa membocorkan resep rahasia yang sebenarnya bisa dipesan oleh customer.

Melalui konten ini, kamu bisa memberikan pengalaman yang berbeda untuk audiens karena mereka bisa mengetahui hal yang tidak pernah terpikirkan sebelumnya. 

Berikut adalah salah satu referensi konten Secret Menu pada Subway

Konten Fun Fact

Pada konten ini, mudahnya kita memberi tahu fakta atau cara yang kurang familiar atau bahkan tidak diketahui para audiens pada penggunaan produk yang kita pasarkan. 

Misalnya saja, cara menyimpan produk yang baik dan benar atau kapan waktu yang paling baik untuk menggunakan produk yang kita jual. Dengan membuat konten seperti ini, para audiens akan merasa lebih tahu dan semakin yakin dengan produk yang kita tawarkan.

Ini adalah salah satu referensi konten Fun Fact dari lahirnya produk Apple.

Konten Micro Review

Jika pada umumnya konten jenis review memiliki durasi yang lumayan panjang, lewat YouTube Shorts kita diharuskan bisa memberikan review yang singkat, namun informatif dan bisa dipercaya. 

Hal ini bisa dilatih dengan mempresentasikan suatu hal dengan waktu yang terbatas. Kamu juga bisa mengakalinya dengan meminta para pengguna produk untuk memberikan 1 kalimat positif pada produk yang kamu jual dan kemudian video-video tersebut dikolasekan menjadi satu buah video yang menarik.

Kalau bisnismu seputar makanan, kamu bisa mencoba referensi konten YouTube shorts seperti review es krim yoghurt ini! Nah, sebenarnya mudah ya untuk membuat konten YouTube Shorts, yang walau memiliki durasi singkat namun bisa memberikan informasi yang padat. Terpenting adalah dengan membuat konten seperti ini, channel yang kamu miliki bukan sekadar etalase kosong namun bisa menciptakan interaksi yang akan meningkatkan awareness pada produk yang kamu tawarkan.

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Exit mobile version