Artikel 3 Jenis Makeup Artist Berdasarkan Kategorinya

3 Jenis Makeup Artist Berdasarkan Kategorinya

0

Makeup artist belakangan menjadi profesi yang banyak diminati masyarakat. Bagaimana tidak, seorang makeup artist yang sudah punya ‘nama’ bisa mendapat bayaran hingga puluhan atau bahkan puluhan juta rupiah untuk satu project-nya. Selain bayaran yang fantastis, banyak juga cerita sukses sekaligus inspiratif dari bagaimana mereka memulai profesi ini hingga menjadi seperti sekarang. Hal ini semakin menarik minat masyarakat untuk menekuni dunia yang sama, misalnya saja mulai bermunculan beauty enthusiast atau beauty vlogger yang mulai meramaikan media sosial dengan konten-kontennya. 

Bicara tentang profesi makeup artist, tidak bisa dipungkiri bahwa selama ini banyak yang beranggapan bahwa semua makeup artist itu sama, dengan pemahaman bahwa seorang makeup artist bisa di-hire untuk semua jenis kepentingan, baik untuk pernikahan, fashion show, sampai dengan video komersial.

Padahal, sama seperti seniman atau pekerja kreatif lainnya, makeup artist juga terbagi dalam beberapa kategori khusus, sesuai dengan keahlian masing-masing. Lalu, ada kategori makeup artist apa saja sih yang ada? Yuk, kita simak penjelasannya.

Jenis Makeup Artist Berdasarkan Kategorinya

Makeup Artist Wedding

Tampil menawan di setiap kesempatan menjadi keinginan setiap perempuan,  terlebih lagi di hari pernikahan, hari paling istimewa yang telah lama diimpikan. Makanya peran makeup artist di pernikahan punya peran yang sangat penting. Ada juga yang membedakan antara MUA wedding dan perias pernikahan, yaitu jika MUA punya gayanya sendiri dalam memberikan makeup, perias pernikahan harus mengikuti pakem yang ada, biasanya pernikahan dengan adat tertentu.

MUA wedding akan menorehkan riasan yang punya ketahanan tinggi, mengingat biasanya resepsi berjalan cukup lama dan keaktifan menyapa para undangan harus diimbangi dengan makeup yang tak hanya menawan, namun juga tahan lama. Seperti yang tertulis sebelumnya, tiap MUA wedding biasanya memiliki gayanya sendiri, tinggal kamu pilih sesuai keinginanmu.

Ada MUA yang memiliki hasil makeup flawless dengan warna yang natural, ada juga yang memiliki hasil makeup tebal yang biasanya membuat wajah sang pengantin menjadi ‘mangling’ (membuat pangling).

Makeup Artist Fashion

Fashion dan riasan adalah dua hal yang tak pernah bisa lepas satu sama lain. Dalam titik tertentu, fashion punya pesan yang ingin disampaikan. Misalnya, soal empowerment, seasonal, atau yang paling simpel permainan warna. Inilah yang membuat tugas seorang MUA fashion lebih kompleks ketimbang dengan MUA wedding. Seorang MUA fashion harus punya skill untuk bisa mengatur complexions di wajah, sebab tidak semua make-up bisa diaplikasikan pukul rata semuanya bold.

Begitu juga untuk permainan warna, seorang MUA fashion dituntut untuk paham betul tentang hierarki warna yang memadupadankan riasan dengan busana yang akan digunakan. MUA fashion tahu di mana titik tebal yang harus diberi ‘statement supaya riasan di wajah sang model bisa menunjang ‘pesan’ konsep busana dari sang desainer.

Dengan kata lain, MUA fashion bekerja on demand, yang artinya ia dituntut untuk bisa menerjemahkan berbagai macam konsep fashion dan tema rancangan busana dari para desainer yang berbeda-beda serta punya keunikannya masing-masing.

Selain itu, pengetahuan soal POV (point of view) kamera juga harus dikuasai, apakah hasilnya nanti berupa foto katalog, look book, atau panggung runway. MUA fashion harus tahu betul hasil makeup-nya nanti harus bisa ‘bekerja sama’ dengan angle yang dipilih.

Makeup Artist Commercial

Kategori MUA yang satu ini sebenarnya hampir mirip dengan MUA fashion, yaitu on demand, tergantung dari konsep video atau foto komersial yang akan dibuat. Biasanya hasil makeup yang diaplikasikan ke model/talent sedikit banyak harus bisa merepresentasikan brand. Misalnya, untuk brand minuman penyegar, tentu sang model akan menggunakan riasan yang tidak terlalu tebal, namun bisa memancarkan kesegaran dari wajahnya.

Terpenting, hasil riasan MUA commercial tidak melenceng dari konsep yang dibuat oleh tim creative. Angle kamera juga akan menjadi hal yang harus bisa dipahami oleh seorang MUA commercial

Gimana, sudah tahu sekarang ternyata makeup artist punya kategori tersendiri? Nah, semoga setelah mengetahuinya, kamu bisa menentukan selanjutnya akan menekuni kategori yang mana yah.

TIDAK ADA KOMENTAR

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

Exit mobile version